Selasa, 11 Mei 2010

Kendala yang dihadapi dalam proses implementasi

kendala yang dihadapi dalam proses implementasi dari sistem yang saya buat adalah masalah peng-upload-an server dikarenakan pada server sering terjadi disconnect atau request time out.
maka terjadi penumpukan data, oleh sebab itu peng-upload-an jadi semakin banyak dan menjadi semakin berat pada saat peng-upload-an, dalam hal keamanan data agar data tidak terganggu dari pihak luar.

cara mengatasinya adalah mencatat data yang belum diinput secara manual, lalu menunggu server connect untuk melanjutkan proses peng-upload-an, dengan mengganti password secara berkala dan mengatasinya dengan orang yang handal pada bidangnya.

Rabu, 14 April 2010

Tugas 3

  1. Pada tahapan pertama ini menurut saya petugas atau bisa analisis sistem menerapkan sistem baru atau perbaikan sistem yang dibuat pada basis data dan jaringan yang telah ada. Penerapan sistem itu harus diimplementasikan sebelum dijalankan ke dalam komputer.
  2. Pada tahapan kedua ini berfungsi untuk si programmner disini sistem yang ia pakai harus bisa dikembangkan dalam computer agar dapat berfungsi untuk kelancaran semua transaksi. Misalnya ia memakai bahasa pemograman atau sistem yang menunjang agar semua kegiatan dapat berjalan dengan baik.
  3. Pada tahapan tiga ini merupakan tahap pemasangan dan pengujian apa yang sudah dipasang oleh programmer dijalankan. Misalnya dalam praktek kartu yang berisi barcode si pelanggan atau peminjan dapat berjalan atau dibaca karena ditunjang oleh sistem yang dimasukkan. pemasangan disini programmner juga memasukkan sistem untuk si pelanggan dapat mencari informasi tentang bukunya.
  4. Pada tahap terakhir ini atau tahap keempat ini disini kegiatannya adalah mengirim sistem baru kedalam operasi. Misalnya apa yang sudah pelanggan atau peminjam lakukan semua datanya telah terekam dan masuk ke dalam basis data karena disini perlu adanya pemasangan basis data..disini juga pelanggan dapat mencari informasi tentang bukunya.

Disini yang disiapkan dalam proses penginstallan sistemnya adalah sistem itu sendiri berikut software pendukung yang dapat menjalankan sistem, dan hardware itu sendiri serta alat pendukung lain misalnya alat barcode tapi disini untuk membaca kode si peminjam buku perpustakaan..seperangkat cpu untuk peminjam mencari informasi tetang buku yang akan dia pinjam..

Selasa, 13 April 2010

SDLC ( System Development Life Cycle )

SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dalam setiap langkah-langkah yang secara garis besar terbagi dalam empat kegiatan utama. Disini contoh SDLC saya mengambil contoh pada peminjaman buku perpustakaan di suatu sekolah. Berikut kegiatan utamanya.

  1. 1. Analysis
  2. 2. Design
  3. 3. Implementation
  4. 4. Maintenance

Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan dan hasil kegiatannya.

  • 1. Pada tahap Analysis

Dalam tahapan analisis ini digunakan oleh analisis system untuk membuat keputusan apabila system pada saat ini sudah tidak dapat berjalan secara baik dan hasil yang didapat digunakan sebagai perbaikan system.

Contoh : Pada tahapan ini petugas perpustakaan membutuhkan suatu peralatan yang dapat membantu menjalankan system peminjaman buku tersebut. Pada perpustakaan ini yang dibutuhkan adalah kartu peminjam yang diperlukan untuk menyimpan informasi berupa tanggal peminjaman dan tanggal kapan akan dikembalikan.

  • 2. Pada tahap Design

Dalam tahapan ini mempunyai tujuan untuk mendesain system baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perpusatakaan tersebut.

Contoh : Disini perpustakaan dapat meyediakan alat yang berfungsi secara otomatis da interaktif yang tentunya dapat berguna bagi si peminjam dan petugas. Disini terdapat informasi berupa buku yang dipinjam ada atau tidak dan berada pada rak yang mana. Inputan : si petugas memasukkan judul buku yang dicari. Output : si penyewa mendapat informasi tentang buku yang akan dia pinjam.

  • 3. Pada tahap Implementation

Dalam tahapan ini implementasi mempunyai beberapa tujuan yaitu untuk melakukan kegiatan yang spesifik, mengimplemtasikan system yang baru, dan menjamin bahwa system ini dapat berjalan secara optimal.

Contoh : disini sekolah tersebut harus ada penentuan bahasa pemograman atau aplikasi ap yang dapat menunjang kegiatan penyewaan tersebut. Hardware misalnya menyediakan PC yang mana petugas dapat menginput segala macam informasi yang dibutuhkan bagi petugas dan data yang diambil dapat dimasukkan ke dalam komputer dan dimasukkan ke dalam database peminjam.

  • 4. Pada tahap Maintenance

Contoh : disini petugas perpustakaan melakukan pengecekan terhadap hardware yang digunakan, apakan masih berjalan dengan optimal. Pengecekan dapat dilakukan dengan seperlunya agar semua dapat berjalan dengan baik jadi bila terjadi keadaan yang tidak baik atau kesalahan yang secara tidak sengaja tidak berlangsung dan kegiatan dapat berjalan kembali normal.

Senin, 05 April 2010

Tahapan Implementasi Sistem

Tahap implementasi sistem terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut ini :

1. Menerapkan rencana implementasi
Rencana Implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu
yang dibutuhkan selama implementasi. Dalam rencana implementasi ini, semua
biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implemntasi perlu dianggarkan dalam
bentuk anggaran biaya. Anggaran biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai
pengendalian terhadap biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Waktu yang
diperlukan untuk melakukan kegiatan juga perlu diatur dalam rencana
implementasi dalam bentuk skedul waktu. Skedul waktu berfungsi sebagai
pengendalian terhadap waktu implementasi.

2. Melakukan kegiatan implementasi
- Pemilihan dan pelatihan personil
- Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak
- Pemrograman dan pengetesan program
- Pengetesan sistem
- Konversi sistem

3. Tindak lanjut implementasi
Analis sistem masih perlu melakukan tindak lanjut berikutnya seteleh sistem baru
diimplementasikan. Analis sistem masih perlu melakukan pengetesan penerimaan
sistem. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan
sebelumnya. Jika pada pengetesan sebelumnya digunakan data test/semu, tapi
pada pengetesan ini dilakukan dengan menggunakan data sesungguhnya dalam
jangka waktu tertentu yang dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan
user.

penjelasan dari tahap proses implementasi sistem:

1. Menerapkan rencana implementasi
- Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada seperti:
seluruh jaringan, sistem kantor yang dipakai, sistem komunikasi, dan sistem penunjang
- Seberapa besar budget untuk infrastruktur
mencatak semua biaya untuk kebutuhan infrastruktur tersebut
- Apa infrastruktur yang harus disiapkan
mencatat semua kebutuhan yang harus didapatkan/ dibeli

2. Melakukan kegiatan implementasi
- Pemilihan dan pelatihan personil
- Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ?
- Siapa yg akan mengimplementasikan sistem dan siapa yg akan menggunakannya?
- Bagaimana komitmen dari tim implementasi?
- Apa yg diharapkan para calon user terhadap implementasi?
- Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan?

secara umum untuk pengetesan sistem dapat kita jelaskan dengan
- Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak
- Pemrograman dan pengetesan program
- Pengetesan sistem
adapun penganalisaan ketiga point diatas dapat kita simpulkan dengan melihat:
- Apakah perangkat lunak tersebut cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan?
- Apakah ada dukungan layanan dari penyedia, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari
- Seberapa banyak waktu untuk implementasi yang tersedia
- Apakah perangkat lunak memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan

- Konversi sistem
setelah kita bisa mendapatkan hasil analisa bahwa sistem baru akan dapat memberikan keuntungan, barulah tahap konversi sistem bisa kita lakukan.

Sabtu, 27 Februari 2010

SDLC

* Apa itu SDLC?

SDLC didefinisikan oleh Departemen Kehakiman AS sebagai sebuah proses pengembangan software yang digunakan oleh systems analyst, untuk mengembangkan sebuah sistem informasi. SDLC mencakup kebutuhan(requirement), validasi, pelatihan, kepemilikan (user ownership) sebuah sistem informasi yang diperoleh melalui investigasi, analisis, desain, implementasi, dan perawatan software. Software yang dikembangkan berdasarkan SDLC akan meng hasilkansistem dengan kualitas yang tinggi, memenuhi harapan penggunanya, tepat dalam waktu dan biaya, bekerja dengan efektif dan efisien dalam infrastruktur teknologi informasi yang ada atau yang direncanakan, serta murah dalam perawatan dan pengembangan lebih lanjut. SDLC merupakan pendekatan sistematis untuk memecah kan masalah yang terdiri dari beberapa tahapan. Tiap-tiap tahapan dapat terdiri daribeberapa langkah berikut:

· Konsep software – mengidentifikasi dan mendefinisikan kebutuhan akan sebuah sistem baru.

· Analisis kebutuhan – menganalisis kebutuhan informasi dari pengguna akhir sebuah sistem.

· Desain arsitektural – membuat blueprint desain berdasarkan spesifikasi utama, seperti hardware, software,pengguna, dan sumber data.

· Coding dan debugging – membuat dan memprogram sistem.

· Pengujian sistem – mengevaluasi fungsionalitas sistem aktual, dalam hubungannya dengan fungsionalitas yang diharapkan.

* Langkah-langkah dalam SDLC

Tidak ada langkah baku dalam SDLC, tapi ketujuh langkah di bawah merupakan life cycle yang paling sering digunakan oleh para software developer profesional.

1) Studi kelayakan.

Dilakukan oleh software developer dengan mempelajari konsep sistem yang diinginkan oleh pihak manajemen,apakah sistem baru tersebut realistis dalam masalah pembiayaan, waktu, serta perbedaan dengan sistem yang ada sekarang. Biasanya, dalam tahap ini diputuskan untuk meng-update sistem yang ada, atau menggantinya dengan yang baru.

2) Analisis.

Pengguna dan software deve loper bekerjasama mengumpulkan, mempelajari, dan merumuskan kebutuhan-kebutuhan bisnis.

3) Desain.

Pada langkah ini dilakukan pembuatan blueprint sistem. Di dalamnya termasuk penyesuaian dengan arsitekturtelekomunikasi, hardware, dan software untuk pengembangan lebih lanjut, serta membuat model sistemmenciptakan model graphical user interface (GUI), database, dan lainlain.

4) Pengembangan.

Di sini, barulah para programmer melakukan coding untuk menerapkan desain kedalam sistem yang sesungguhnya, membuat program, dan menyiapkan database.

5) Pengujian.

Setelah sistem berhasil dikembangkan, langkah selanjutnya adalah pengujian untuk melihat apakah sistem telah sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna. Dalam tahap ini, juga dilakukan debugging dan penyesuaian-penyesuaian akhir.

6) Implementasi.

Pada tahap ini, software yang telah diuji siap diimplementasikan kedalam sistem pengguna. Pembuatan user guide dan pelatihan juga dilakukan dalam tahap ini.

7) Perawatan.

Perawatan dimaksudkan agar sistem yang telah diimplemantasikan dapat mengikuti perkembangan dan perubahanapapun, yang terjadi guna meraih tujuan penggunaannya. Help desk untuk membantu pengguna, serta perubahan yang dianggap penting dapat dilakukan terhadap sistem dalam tahap ini. Jika memperhatikan langkah-langkah di atas, coding dan debugging yang selama ini menjadi pekerjaan utama software developer, hanyalah dua dari tujuh tahapan dalam SDLC. Di luar kedua langkah tersebut, SDLC lebih banyak berkutat pada urusan manajemen (non-teknis), yang mungkin kurang mendapat perhatian dari pada software developer.

sumber : fitri nur laelasari

Sabtu, 02 Januari 2010

surat bahasa indonesia

SURAT PENAWARAN





Bandung, 28 Juli 2007



Kepada Yth :
Bapak Dodi (Staf Promosi dan Akomodasi)
PT. INDO IT
Jl. Raya Burangrang No. 5 Bandung
di
Tempat .

Prihal : Penawaran pembuatan Marchandise PT. INDO IT
Lampiran : 1 buah Proposal Penawaran, 1 lembar gambar sampel, 5 macam sampel produk

Dengan hormat

Bersama surat ini kami mengajukan penawaran kerjasama dalam pembuatan Marchandise PT. INDO IT untuk keperluan Promosi dan publikasi PT. INDO IT.

Sebagai informasi, perusahaan kami telah menangani beberapa perusahaan di Indonesia untuk masalah pembuatan Marchandise keperluan Promosi dan publikasi, oleh sebab itu kami mengajukan penawaran kerjasama dengan Bapak Dodi (Staf Promosi dan Akomodasi) PT. INDO IT untuk bekerjasama dalam pembuatan Marchandise PT. INDO IT untuk keperluan Promosi dan publikasi PT. INDO IT.

Untuk lebih jelasnya kami lampirkan beberapa lampiran sebagai penunjang penawaran kami kepada perusahaan Bapak Dodi (Staf Promosi dan Akomodasi) PT. INDO IT
Berikut lampiran yang kami sertakan :

1. 1 buah Proposal Penawaran,
2. 1 lembar gambar sampel,
3. 5 macam sampel produk

Demikian surat penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya yang baik kami ucapkan terima kasih

Hormat kami,



Manager Marketing CV. Mega
Muhamad Isyak



By. Tatsuo The Asianbrain Content Team
Dear Sir,

I am Heru, from Bandung.

I will be very grateful if you could inform me the application deadline and eligibility. I wonder if you could also send me the application form. If it is not possible, I will be thankful if you could inform me where I can find it.

I am looking forward to hearing from you. Thank you very much.

Sincerely yours,

Heru